Kamis, 26 Mei 2016

Story



JODOH DALAM MIMPI

Minggu pagi yang cerah disertai pancaran sinar matahari yang menghangatkan pagi ini, kulihat nota kecilku yang selalu penuh dengan agenda-agenda yang ku buat. Aku  selalu membuat agenda harian di dalam nota kecil ini tujuannya untuk mengingatkan kegaiatan yang kulalui tiap harinya. Karena tidak bisa dipungkiri manusia itu tak luput dari dosa dan juga pelupa jadi itulah gunanya nota kecil ini untukku. Kubuka lembar demi lembar notaku ternyata tidak ada agenda pada hari ini, setelah setiap hari full dengan kegiatan kampus dan organisasi hari ini bisa bersantai dan beristirahat. Ku nikmati hari libur ini di rumah, karena mau kemana lagi? Yahh beginilah sibuk dikala banyak agenda dan menjadi anak rumahan kalau gak ada agenda seperti sekarang ini “pikirku dalam hati”, karena aku juga bukan seseorang yang suka menghabiskan waktu, tenaga apalagi uang kalau untuk hal yang tidak penting bagiku.
Sambil tiduran, saya mainkan ponsel saya dan saya membuka Yutube karena saya suka nonton video yang bermotivasi, waktu itu yang saya lihat sebuah film pendek tentang jodoh. Duhh dari judulnya aja udah buat baper dan bertanya-tanya dimana jodohku?, siapa dia?, kenapa tak kunjung datang? Aku menunggumu ya Akhi,,, hihihi sudah yaa tanda tanyanya nanti jadi galau akut J karena jodoh dan maut itu adalah rahasia Allah, kita tidak tahu mana yang akan datang lebih dahulu menjemput kita jodoh atau maut, dan sampai pada akhirnya film itu habis saya tonton.
Suatu ketika saya pergi menghadiri suatu acara, saya mendengar seseorang yang menyampaikan materi itu dengan sangat tenang sampai-sampai saya terbawa perasaan, dan sempat menghayal “Andai dia jadi suami saya, subhanalah bahagianya” dan ketika saya lihat orangya saya langsung ingat kalau itu orang yang berada dalam film pendek yang saya tonton beberapa waktu lalu.
“Kamu ngapain senyum-senyum sendiri gitu Ukh Yati?” Tanya temanku yang bernama Okta.
“Siapa yang senyum? Ini lagi dengerin materi pun, lagian memangnya kenapa kalau senyum? Senyum itukan ibadah Ukhti” jawabku pada Okta.
“Tapi masalahnya gak ada yang lucu materinya, hayo bayangin apa tu Ukh?” Tanya Okta lagi.
“Hustttt jangan berisik Ukh, mending dengerin materinya bagus tuh” kataku sambil menunjuk pemateri di depan.
Tidak lama kemudian acaranya pun sudah berakhir, dan  saya langsung pulang  kerumah tetapi dijalan saya selalu memikirkan kata-katanya yang begitu dalam yang diucapkan Akhi.X tadi. Anggap saja Akhi.X namanya, dan nama samaran saya Ukhti Yati. Hari berlalu begitu cepat seperti berada dalam mimpi yang terkadang tak tentu arah dan membingungkan hingga tak terasa sudah hari Senin, seperti rutinitas biasanya saya selalu pergi ke kampus dan bertemu lagi dengan teman sampai syurga saya insha Allah,,,,
“Assalamualaikum Ukh Okta” sapaku.
“Waalaikumsalam Ukhti Yati jamilah jiddan” balas Okta.
“Amin,,,, di tambahin jamilah jiddan Ukh? Hihi syukron loh Ukh” jawabku sambil cengingisan.
“wahh,,, cepat betul besar telinganya Ukhti, heheh,,,, afwan ukhti sayang” jawab Okta padaku.
Kamipun langsung bergegas masuk kedalam lokal kebetulan pada hari itu kami sedang melaksanakan ujian tengah semester. Semua Mahasiswa/i sibuk masing-masing mengerjakan soal ujian hingga tidak terasa waktu sudah habis, lalu kami semua mengumpulkan lembar jawaban kami semua kedepan dan sebagian Mahasiswa/i ada yang langsung berhamburan keluar lokal untuk menghilangkan rasa tegang yang ada didalam lokal beberapa jam tadi.
Hari ini hanya ada satu matakuliah jadi saya memutuskan untuk langsung pulang kerumah kerena ada sedikit pekerjaan rumah yang masih belum sempat saya kerjakan, sesampainya dirumah saya melihat ada mobil yang terparkir di depan rumah, saya lihat mobil itu dengan cermat tetapi tetap saja saya tidak tahu itu mobil siapa karena mobil bapak saya tidak begitu bentuknya, sambil coba menerka-nerka saya melangkah masuk kedalam rumah.
“Assalamualaikum,,,,,” kataku pada balik pintu depan rumah. sambil kubuka perlahan-lahan  pintu rumah saya dan saya  langsung kaget dan terkejut ketika melihat didalam rumah.
“Waalaikumsalam,,,,” jawab Ibu dan Bapak saya sambil tersenyum melihat saya.
Subhanallah ternyata yang datang itu Akhi.X yang kemarin mengisi materi di suatu acara. Sambil malu-malu saya melangkah masuk kedalam rumah, Banyak tanda tanya yang ada didalam hati ini, karena bagaimana bisa Akhi.X itu datang kerumahku?, ada urusan apa Akhi.X itu datang kesini?, dan tahu darimana Akhi.X itu rumahku? Ahh,,,, sudahlah, mana mungkin saya bertanya kepada Akhi.X sebanyak itu. Lalu saya meninggalkan tempat itu dan langsung menuju kekamar, didalam kamar aku masih penasaran dengan apa yang sedang dibicarakan dengan Ibu dan Bapak kepada Akhi.X itu. Sambil mencoba untuk mendengar pembicaraan mereka kutempelkan kupingku di pintu kamar berharap bisa mendengar apa yang dibicarakan mereka di luar,  tetapi tidak lama kemudian pintu kamarku terbuka dan aku hampir terdorong keluar tapi untung saja saya masih bisa menahan keseimbangan badan ini, heheh. Ternyata Ibu yang membuka pintu kamarku dan Ibu kebingungan dengan apa yang saya lakukan dibalik pintu kamar, dan ketika saya tahu wajah Ibu penuh dengan kebingungan maka saya langsung pura-pura memperbaiki gantungan baju yang dibelakang pintu yang hampir lepas itu, heheh,,,, cerdas juga nih ngelesnya.
Lalu Ibu masuk kedalam kamarku dan duduk diatas ranjang kamarku, kulihat raut wajah Ibu sangat serius dan aku semakin penasaran apa yang ingin ibu katakana padaku. Ketika itu Ibu memulai pembicaraannya.
“Anak Ibu sekarang udah semakin dewasa dan semakin cantik apalagi dengan busana muslim ini jadi semakin sejuk di pandangnya” kata Ibu padaku.
Lalu aku semakin bingung dan bertanya kepada Ibu “Ibu sebenarnya ada apa? Terus tamu yang diluar itu ada tujuan apa datang kesini bu?”
Lalu Ibu menjawab ”Tujuan dia datang kesini dia mau melamar Yati nak, jadi gimana Yati mau? Insha Allah dia bisa membimbing Yati menjadi muslimah yang lebih baik nak dan bisa lebih menyempurnakan agama Yati sebagai seorang istri.
Tiba-tiba aku langsung kaget pake bangettttt,,,,,, ya Allah, rasanya itu gak tahu mau seneng atau sedih.
            Tidak lama kemudian aku mendengar suara adzan di masjid, dan tiba-tiba aku langsung kaget dan terperanjak dari tudurku. Huhhhhh,,,,,,,, Ternyata itu hanya mimpi, lalu kulihat ponsel yang masih kugenggam dan masih nyala film pendek yang ku tonton sebelum aku tertidur tadi. Kulihat lagi gambar Akhi.X yang ada dalam film itu dan membuatku tersenyum-senyum sendiri. Lalu kelangkahkan kakiku menuju kamar mandi untuk mengambil wudhu dan sholat.


~~ BERSAMBUNG ~~